Selasa, 28 Februari 2017

Cinta Bahasa Indonesia


CINTA BAHASA INDONESIA
“Apa yang menyebabkan rusaknya bahasa Indonesia”

Seperti yag kita ketahui saat ini di daerah-daerah atau kota-kota yang ada di Indonesia, masyarakatnya khususnya remaja-remaja saat berkomunikasi  menggunakan bahasa-bahasa gaul. Contohnya yang ada di ibu kota Jakarta, yang menggunakan kata “loe” yang artinya kamu dan “gue” yang artinya saya. Contoh lain bahasa yang ada di Kalimantan khususnya di tarakan saat berkomunikasi menggunakan bahasa “banana”, seperti (jangan bah), (itu nah) padahal bahasa Indonesia yang baik dan benar tidak seperti itu.
Akibatnya pemakaian bahasa Indonesia bernilai mutu yang rendah, semakin lama terus menggeser kedudukan bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa. kalimatnya kacau, kosa katanya menjadi tidak karuan bahkan tekadang kalimatnya menjadi sulit untuk di pahami. Anjuran untuk meggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar juga agar sesuai degan kaidah-kaidah bahasa Indonesia seperti hanya suatu ajakan saja yang di jadikan pajangan, tanpa tindakan nyata yang dilakukan oleh penuturnya.
Mereka beranggapan bahwa itu adalah ciri khas dari daerah mereka, agar terlihat gaul dan lain-lain. Anak muda yang menjadi penyebab utama dampak negative penggunaan bahasa gaul tersebut. Bahkan karena bahasa yang di gunakan itu di anggap gaul hingga di jadikan sebagai iklan-iklan yang ada di televise sehingga bahasa tersebut semakin kekinian dan semakin menyebar ke berbagai kalangan yang mengguanakannya. Padahal itu sangat merusak kaidah bahasa Indonesia.  
Selain itu faktor lain yang menyebabkan rusakya bahasa Indonesia adalah akibat adanya pengaruh dari budaya asing. Justru anak muda yang ada di Indonesia lebih tertarik menggunakan bahasa inggris dari pada bahasa inonesia, karena bahasa inggris adalah bahasa internasional. Sering kali kita mendengar anak muda ketika berbicara menggunakan bahasa Indonesia tetapi di campur-campur dengan bahasa inggris. Sehingga budaya dari luar masuk ke kehidupan di Indonesia dan gaya bicaranya terkadang yang di campur adukan dengan bahasa Indonesia sehingga tidak sesuai dengan kaidah-kaidah berbahasa Indonesia  yang baik dan benar.
Seharusnya kita sebagai bangsa Indonesia terutama para pemuda yang menjadi harapan bagsa bangga menggunakan bahasa kita sendiri yaitu bahasa Indonesia tanpa merubah kaidah-kaidah yang sudah di tentukan. karena penduduk-penduduk yang ada di dunia banyak yang tertarik menggunakan bahasa Indonesia, jangan sampai anak muda yang menjadi harapan bangsa malah yang mencoret kualitas bahasa Indonesia tadi menjadi buruk di mata dunia.


Senin, 27 Februari 2017

teori hakekat bahasa menurut ara ahli

Teori hakekat bahasa Indonesia menurut para ahli
1.       KBBI (kamus Besar Bahasa Indonesia)
Bahasa merupakan sistem bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh suatu masyarakat untuk berkomunikasi, berinteraksi, bekerjasama, dan mengidentifikasi diri.
2.      Abdul Chaer (2006:1)
Bahasa adalah suatu sistem lambang berupa bunyi, bersifat arbitrer, digunakan oleh suatu masyarakat tutur untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan mengidentifikasi diri .
3.      Menurut Y. Khairul Amri (2015 : 2)
Bahasa adalah alat kamunikasi yang digunakan sesama manusia dalam berinteraksi melalui pertukaran simbol-simbol linguistik baik verbal maupun nonverbal.
4.      Menurut Wibowo (2001:3)
Bahasa adalah sistem simbol bunyi yang bermakna dan berartikulasi (dihasilkan oleh alat ucap) yang bersifat arbitrer dan konvensional, yang dipakai sebagai alat berkomunikasi oleh sekelompok manusia untuk melahirkan perasaan dan pikiran.
5.      Ferdinand De Saussure
Mengemukakan bahasa sebagai ciri pembeda yang sangat menonjol, karena dengan bahasa setiap kelompok sosial merasa dirinya sebagai satu kesatuan yang berbeda dari kelompok yang lainnya.
6.      Plato
Menjelaskan bahwa bahasa pada hakikatnya ialah suatu pernyataan pikiran seseorang dengan perantaraan nama benda atau sesuatu dan ucapan yang merupakan cermin dari ide seseorang dalam arus udara lewat mulutnya.
7.       William A. Haviland
Bahasa ialah sebuah sistem bunyi yang apabila digabung menurut aturannya akan menimbulkan arti yang bisa dipahami dan ditangkap oleh semua orang yang berbicara dengan mengggunakan bahasa itu.
8.      Carol
Bahasa ialah sistem bunyi atau urutan bunyi vokal terstruktur yang dipergunakan untuk berkomunikasi internasional oleh kelompok manusia dalam mengungkapkan suatu peristiwa, hal dan proses yang terjadi disekitar manusia.
9.      Harun Rasyid, Mansyur dan Suratno
Bahasa ialah struktur serta makna yang terbebas dari penggunanya sebagai sebuah tanda guna menyimpulkan maksud dan tujuannya.
10.  Bloch dan Trage
Bahasa mempunyai struktur yang tersusun secara teratur tentang bunyi serta urutan bunyi bahasa yang mempunyai sifat manasuka serta dengan sistem tersebut sebuah kelompok sosial untuk bekerja sama.
11.   WALIJA (1996),
Mengungkapkan definisi bahasa ialah komunikasi yang paling lengkap dan efektif untuk menyampaikan ide, pesan, maksud, perasaan dan pendapat kepada orang lain.
12.  Bolinger (1981)
Bahasa ialah  memiliki system fonem, yang terbentuk dari distinctive features bunyi, system morfem serta sintaksis. Untuk mengungkapkan makna bahasa harus berhubungan dengan dunia luar. Yang dimaksud dengan dunia luar ialah dunia diluar bahasa termasuk dunia dalam diri penutur bahasa. Dunia dalam pengertian seperti ini disebut dengan realita.
13.  Menurut Owen
Bahasa ialah bahasa dapat didefenisikan sebagai kode yang diterima secara sosial ataupun sistem konvensional untuk menyampaikan konsep melalui kegunaan simbol-simbol yang dikehendaki serta kombinasi simbol-simbol yang diatur oleh ketentuan. www.gurupendidikan.com
14.  Menurut Walija (1996:4)
Bahasa ialah komunikasi yang paling lengkap serta efektif untuk menyampaikan ide, pesan, maksud, perasaan serta  pendapat kepada orang lain.
15.  Menurut Fodor 
Bahasa adalah adalah suatu sistem tanda dan simbol yang saling berhubungan dengan bersifat konvensional dimana memiliki sifat atau ciri tertentu yang dimiliki pada situasi atau benda yang dimaksud.
16.  Gorys Keraf
Bahasa adalah alat untuk berkomunikasi satu sama lain dan berupa simbol bunyi yang berasalkan dari alat ucap yang dimiliki manusia.
17.  Finoechiaro
Bahasa merupakan sistem simbol vokal yang arbitrer serta dapat memungkinkan semua orang untuk berada dalam suatu kebudayaan tertentu ataupun orang lain yang akan mempelajari sistem kebudayaan tersebut yaitu dengan cara berkomunikasi ataupun berinteraksi.
18.  Kamus Linguistic
Bahasa ialah sistem lambang bunyi yang arbitrer yang dipakai oleh masyarakat dalam berinteraksi, mengidentifikasi diri, serta bekerjasama.
19.  Harimurti Kridalaksana
Bahasa adalah sistem bunyi yang memiliki makna serta digunakan dalam berkomunikasi antar sesama umat manusia.
20.  Hasan Alwi
Bahasa merupakan sistem lambang bunyi yang arbitrer dimana dapat untuk dimanfaatkan semua orang dalam berinteraksi, bekerjasama, serta mengenali diri terhadap percakapan yang baik serta tingkah laku dan sopan santun.


DAFTAR PUSTAKA

http://www.dosenpendidikan.com/50-pengertian-bahasa-menurut-para-ahli/ diakses pada 25 Februari 2017 
http://www.seputarpengetahuan.com/2015/03/16-pengertian-bahasa-menurut-para-ahli-terlengkap.html di akses pada 25 Februari 2017



Minggu, 26 Februari 2017

Apakah Sesama Hewan Berkomunikasi Menggunakan Bahasa


Nama              : Sri Herdiana
NPM               : 1640605002
Lokal              : A
Jurusan          : Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Fakutas          : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas     : Universitas Borneo Tarakan




APAKAH SESAMA HEWAN BERKOMUNIKASI MENGGUNAKAN BAHASA ?

Menurut saya iya, sesama hewan dalam berkomunikasi juga menggunakan bahasa. Tetapi sesama hewan tidak bisa bekomunikasi mengguakan bahasa selayaknya bahasa manusia. Mereka melakukan komunikasi dengan sesamanya menggunakan bahasa mereka sendiri. Seperti ayam dengan ayam,  kucing dengan kucing, kuda dengan kuda, sapi dengan sapi, tidak bisa kucing dengan sapi berkomnikasi menggunakan bahasa. Karena ke duanya memiliki bahasa yang berbeda.
Contohnya:
Seekor induk ayam dengan anak-anakya. Saat berjalan ke manapun, induk ayam akan selalu berbunyi (suara ayam) agar anak-anaknya mengikuti dia. Dan anak-anaknya juga akan membalas bunyi suara induknya tersebut. Sehingga ketika anak ayam dalam kesulitan maka dengan cepat induknya akan tau dan mendatanginya karena dengan suaranya. Atau ketika ingin menaiki sebuah tempat yang tinggi, karna anak ayam masi kesulitan dalam hal tersebut ,induknya akan selalu memberikannya motivasi dengan bahasanya hingga anak ayam tersebut bisa menaiki tangga.


Sabtu, 25 Februari 2017

Rangkuman "Fungsi dan Ragam Bahasa"




NAMA        :  SRI HERDIANA
NPM           :  1640605002
LOKAL      :  A

Rangkuman Ragam Bahasa
A.     Definisi bahasa
Dalam kamus umum, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI, 1990: 66) bahasa diartikan sebagai  sistem lambang bunyi  berartikulasi  yang bersifat sewenang-wenang dan konvensional  yang dipakai sebagai alat komunikasi untuk melahirkan perasaan dan pikiran.
Keraf (1991:1) mengatakan bahwa bahasa mencakup dua bidang, yaitu bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap berupa arus bunyi, yang mempunyai makna. Menerangkan bahwa bahasa sebagai alat komunikasi antara anggota masyarakat terdiri atas dua bagian utama yaitu bentuk (arus ujaran) dan makna (isi).
Jadi, dari beberapa definisi mengenai bahasa yang sudah saya baca yang dapat saya pahami mengenai bahasa yaitu semua kalimat yang di buat menurut tata bahasa. Bahasa itu digunakan sebagai alat komunikasi antar manusia untuk mengeluarkan pikiran atau perasaan dengan menggunakan simbol-simbol komunikasi baik yang berupa suara, gesture tubuh, ataupun menggunakan tuliasan.
B.     Fungsi Bahasa
1.      Fungsi bahasa secara umum:
Fungsi bahasa secara umum adalah sebagai alat untuk berekspresi, berkomunikasi, dan alat untuk mengadakan integrasi dan adaptasi sosial.
ü  Untuk tujuan praktis,yaitu sebagai alat perhubungan dalam pergaulan sehari-hari.
ü  Untuk tujuan estetika, yaitu sebagai alat pemuasan rasa estetika
ü  Untuk tujuan kecendekiaan, iaitu sebagai alat pengajaran dan pemelajaran ilmu pengetahuan.
ü  Untuk tujuan filologi, yaitu sebagai alat mengkaji naskhah kuno, latar sejarah bahasa dan bangsa, budaya dan pengembangan bahasa.
2.      Fungsi Bahasa Indonesia secara khusus:
a.       Sebagai bahasa kebangsaan (nasional), sesuatu bahasa itu berfungsi sebagai :
ü  lambang kebanggaan nasional yang mencerminkan  nilai social budaya masyarakatnya
ü  lambang jati diri nasional yang mengekang kemasukan unsur asing kecuali yang dianggap perlu berasaskan tatacara tertentu.
ü  alat pemersatu masyarakat yang berbeda latar budaya dengan berbagai kepentingan.
ü  alat pemersatu masyarakat yang berbeda latar budaya dengan berbagai kepentingan.
Fungsi ini terdapat dalam “Hasil Perumusan Seminar Politik Bahasa Nasional”yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 25-28 Februari 1975 antara lain menegaskan bahwa dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional.
b. Sebagai Bahasa Negara:
Dalam aktifitas kenegaraan, bahasa Negara mempunyai empat fungsi yaitu:
1.   Bahasa resmi kenegaraan.
2.   Bahasa pengantar resmi di sekolah dan universitas.
3.   Bahasa resmi tingkat nasional dalam kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Indonesia
4.   Bahasa resmi kebudayaan dalam pengembangan kebudayaan,        ilmu, teknologi dan komunikasi di Indonesia.

c.  Fungsi bahasa dalam masyarakat:
1.      Alat untuk berkomunikasi dengan sesama manusia.
2.      Alat untuk bekerja sama dengan sesama manusia.
3.      Alat mengidentifikasi diri.

C.    Ragam Bahasa
       Ragam bahasa adalah variasi bahasa yang pemakaiannya berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, lawan bicara, dan orang yang dibicarakan, serta menurut media pembicaraan.
a)      Macam-macam Ragam Bahasa
1)        Ragam lisan adalah ragam bahasa yang diungkapkan melalui media lisan, terkait oleh ruang dan waktu sehingga situasi pengungkapan dapat membantu pemahaman.
2)        Ragam resmi adalah ragam bahasa yang dipakai dalam suasana resmi.
3)        Ragam hormat adalah ragam bahasa yang dipakai apabila lawan bicara orang yang dihormati, misalnya orang tua dan atasan.
4)        Ragam kasar adalah ragam bahasa yang digunakan dalam pemakaian tidak resmi di kalangan orang yang saling mengenal.
5)        Ragam bahasa pada bidang tertentu seperti bahasa istilah hukum, bahasa sains, bahasa jurnalistik, dsb.
6)        Ragam tulis adalah ragam bahasa yang digunakan melalui media tulis, tidak terkait ruang dan waktu
7)        Ragam baku adalah ragam bahasa yang oleh penuturnya dipandang sebagai ragam yang baik.
8)        Ragam cakapan (ragam akrab) adalah ragam bahasa yang dipakai apabila pembicara menganggap kawan bicara sebagai sesama, lebih muda, lebih rendah statusnya atau apabila topik pembicara bersifat tidak resmi.
9)        Ragam bahasa perorangan atau idiolek seperti gaya bahasa mantan presiden Soeharto, gaya bahasa Benyamin s, dan lain sebagainya.
10)    Ragam bahasa pada kelompok anggota masyarakat suatu wilayah atau dialek seperti dialek bahasa Madura, Medan, Sunda, Bali, Jawa, dan lain sebagainya.
11)    Ragam bahasa pada kelompok anggota masyarakat suatu golongan sosial seperti ragam bahasa orang akademisi beda dengan ragam bahasa orang-orang jalanan.


Ragam bahasa Indonesia di bagi menjadi 3 jenis yaitu :
1.      ragam bahasa berdasarkan media :
a.       Ciri-ciri ragam bahasa lisan yaitu:
ü  Adanya lawan bicara.
ü  Terikat waktu dan ruang.
ü  Dapat dibantu dengan mimik muka/wajah, intonasi, dan gerakan anggota tubuh.
ü  Unsur-unsur dramatika biasanya dinyatakan dihilangkan atau tidak lengkap.
b.      Ciri-ciri ragam bahasa tulis :
ü  Tidak mengharuskan kedatangan/kehadiran pembaca
ü  Diperlukan ejaan atau tanda baca Kalimat ditulis secara lengkap
ü  Wacana teknis.
ü  Komunikasi resmi.
ü  Pembicaraan di depan khalayak ramai.
ü   Pembicaraan dengan orang yang dihormati.
2.      Ragam bahasa idonesia berdasarkan cara pandang penutur
·         Ragam dialek
Contohnya : “gue suka dengar lantunan ayat suci Al-Qur’an itu”
·         Ragam terpelajar
Contohnya : “saya suka mendengar lantunan ayat suci Al-Qur’an itu”
·         Ragam resmi
Contohnya : “saya suka mnedengar lantunan ayat suciAl-Qur’an itu”
·         Ragam tidak resmi
Contohnya : “saya suka dengar lantunan ayat suci Al-Qur’an itu”

3.      Ragam bahasa Indonesia berdasarkan topik pemicaraan
a)      Ragam bahasa ilmiah
b)       Ragam hokum
c)      Ragam bisnis
d)     Ragam agama
e)      Ragam social
f)       Ragam kedokteran
g)      Ragam sastra




DAFTAR PUSTAKA

Agus, Ruhyadi. 2009. Diktat Kuliah Bahasa Indonesia. Bekasi
            Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan Nasional RI.2010. Panduan EYD dan Tata Bahasa Indonesia. Jakarta : Transmedia


            http://organisasi.org/definisi-pengertian-bahasa-ragam-dan-fungsi-bahasa-pelajaran bahasa-indonesia di akses  pada 24 februari 2017