Nama:
Sri Herdiana
Lokal
: A
Jurusan
: Pendidikan Guru Sekolah Dasar
SINTAKSIS
Menurut
beberapa penapat para ahli mengenai sintaksis. Diantaranya:
Ramlan
berpendapat bahwa sintaksis adalah bagian atau cabang dari ilmu bahasa yang
membicarakan seluk beluk wacana, kalimat, klausa, dan frase.
Tarigan
berpendapat bahwa sintaksis adalah salah
satu cabang dari tata bahasa yang membicarakan struktur kalimat, klausa, dan
frase.
Frase
Frase
yaitu Satuan gramatik yang terdiri
dari dua kata atau lebih yang tidak melampaui batas fungsi unsur klausa.
Jenis-jenis
frase
Berdasarkan
kesetaraan distribusi unsur-unsurnya frase dibagi 2 jenis yaitu:
1.
Frase
Endosentrik
Frase endosentrik terbagi lagi menjadi 3
bagian, yaitu:
a.
Endosentrik
Koordinatif
Yaitu “frase yang unsur-unsurnya setara dalam kalimat dapat dihubungkan dengan
kata dan, atau.”
contoh:
rumah pekarangan
kakek nenek
suami istri
b.
Endosentrik
Atributif
Yaitu frase yang unsur-unsurnya tidak setara sehingga tak dapat disisipkan kata
penghubung dan, atau”.
Misalnya:
buku baru
sedang belajar
belum mengajar
c.
Endosentrik
Apositif
Yaitu
frase yang unsurnya bisa saling menggantikan dalam
kalimat tapi tak dapat dihubungkan dengan kata dan, atau.”
Misal:
Amin, anak pak Darto sedang belajar
2.
Frase
Eksosentrik
Yaitu Frase yang tidak mempunyai distribusi yang sama dengan
semua unsurnya.”
Misalnya:
di pasar
ke sekolah
dari kampung
Frase ditinjau dari segi persamaan distribusi dengan
golongan atau kategori kata
- Frase verbal
Yaitu
Satuan bahasa yang terbentuk dari 2 kata atau lebih
dengan verba(kerja) sebagai
intinya dan tidak merupakan klausa (berpotensi menjadi
kalimat”
Contoh:
Kapal laut itu sudah berlabuh.
Bapak saya belum pergi.
Ibu saya sedang mencuci
- Frase Nominal
Yaitu
Satuan bahasa yang terbentuk dari 2 kata atau lebih
dengan nominal atau benda sebagai intinya dan tidak merupakan klausa”.
Contoh:
Kakek membeli tiga buah layang-layang.
Dodi makan beberapa butir telur.
- Frase Adjektival
“ Satuan bahasa yang terbentuk dari 2 kata atau lebih
dengan adjektiva atau sifat sebagai intinya dan tidak merupakan klausa”.
Contoh:
Ibu bapakku sangat gembira.
Baju itu sangat indah.
- Frase Pronomina
Yaitu
Satuan bahasa yang terbentuk dari 2 kata atau lebih
dengan pronominal (kata yang mengganti orang) dan hanya menduduki satu fungsi dalam kalimat.”
Contoh:
Saya sendiri akan pergi ke pasar.
Kami sekalian akan berkunjung ke Bali.
- Frase Numerelia
dua kata atau lebih yang hanya menduduki satu fungsi
dalam kalimat namun satuan gramatik itu
intinya pada numeralia”.
contoh:
} Tiga buah rumah sedang
terbakar.
} Lima ekor ayam sedang terbang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar